kabar arena

Senin, 2 Mei 2011 | 11:31 WIB
by. admin

Perburuan Gelar Belum Usai

JAKARTA, KOMPAS.com - Perburuan gelar juara Liga Kompas Gramedia U-14 musim kompetisi 2011 belum usai. Masih tersisa tiga pertandingan untuk memastikan tim yang akan merengkuh gelar juara. Para pemain muda diharapkan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.

Tiga partai tersisa pada musim kompetisi kali ini dipastikan akan lebih menarik karena empat tim teratas klasemen sementara masih memiliki kemungkinan untuk saling menyalip. Keempat tim tersebut adalah Sekolah Sepak Bola (SSB) AS-IOP Apacinti, SSB Bina Taruna, SSB Kabomania, dan SSB Villa 2000.

Empat tim itu memiliki nilai berdekatan. Pemuncak klasemen sementara, AS-IOP Apacinti, yang diperkirakan bisa memetik angka maksimal dan memperbesar selisih angka dengan pengisi posisi kedua klasemen, pada laga Minggu (1/5) terpaksa mengakui ketangguhan Kevin Wahyu Ramadhan dari SSB Persigawa. Kedua tim bermain imbang 1-1.

Sementara itu, pesaing terdekat AS-IOP Apacinti, Bina Taruna, memetik angka penuh saat bertemu tim juru kunci klasemen, SSB Jayakarta. Adi Putra Sobar mencetak tiga gol dari lima gol yang dicetak tim Bina Taruna pada pertandingan tersebut.

Kini AS-IOP Apacinti dan Bina Taruna hanya terpaut satu angka. AS-IOP Apacinti masih memuncaki klasemen sementara dengan nilai 34 dari 12 kali bertanding (11 kali menang, satu kali seri). Sementara Bina Taruna terus membuntuti dengan nilai 33 dari 12 kali bertanding (11 kali menang, satu kali kalah).

Namun, Bina Taruna unggul dalam selisih gol, yaitu 47 (53 memasukkan dan 6 kali kemasukan). Sementara selisih gol AS-IOP Apacinti adalah 32 (37 memasukkan dan 5 kali kemasukan).

Tiga laga tersisa yang akan dihadapi kedua tim juga tak akan mudah. AS-IOP Apacinti berturut-turut akan menghadapi SSB Mutiara Cempaka, Villa 2000, dan Tangerang Raya.

Sementara itu, Bina Taruna akan melawan Persigawa serta Mutiara Cempaka SSB Villa 2000 pada pengujung liga.

”Pertandingan akan seru hingga pengujung musim. Semua tim papan atas akan bertemu lawan-lawan yang sepadan,” ujar Taufik Jursal Effendi, Direktur Asosiasi SSB Indonesia.

Berimbang

Laga antara AS-IOP Apacinti dan Persigawa berlangsung menarik. Sepanjang musim, kedua tim menunjukkan permainan yang cukup menjanjikan sebagai pemain muda.

Namun, permainan Persigawa sempat menurun pada pertengahan musim kompetisi karena masalah internal. Dalam satu bulan terakhir, Persigawa kembali ke irama permainan yang pernah ditunjukkan di awal musim.

Kedua tim memperlihatkan penguasaan bola yang baik sepanjang pertandingan. Kombinasi umpan pendek dan umpan jauh sering diperlihatkan.

Persigawa unggul lebih dulu atas lawannya pada menit akhir babak pertama. Umpan silang Kevin Wahyu Ramadhan dari sisi kanan pertahanan AS-IOP Apacinti disambut sundulan Ilham Wiyanto Prabowo yang berada tidak jauh di muka gawang. Bola yang gagal ditepis kiper, merobek sudut kanan atas gawang AS-IOP Apacinti.

Setelah tertinggal, pada awal- awal babak kedua AS-IOP Apacinti mengambil inisiatif menyerang. Hasilnya, menit ke-36, giliran Bryan Ronaldo Yunior menembus gawang Persigawa.

Kedua tim menampilkan permainan yang cukup keras pada babak kedua, terutama pada menit-menit akhir babak kedua. Jelang akhir babak kedua, wasit menghentikan pertandingan selama beberapa saat karena terjadi keributan di dalam lapangan.

Kejadian bermula saat salah seorang pemain Persigawa tertelungkup di lapangan setelah berbenturan ketika berebut bola di udara. Tindakan tidak sportif dilakukan Muhammad Fauzan, pemain belakang AS-IOP Apacinti, yang terlihat berupaya mengangkat tubuh lawan yang tertelungkup karena dianggap membuang-buang waktu. Tindakan tersebut memicu protes dari para pemain Persigawa. Aksi saling dorong tidak terhindarkan. Wasit akhirnya menghadiahi Fauzan kartu kuning atas tindakannya yang tidak sportif itu.

Papan tengah

Sementara itu, di papan tengah klasemen, saling menyalip posisi satu sama lain terus terjadi. SSB Kabomania, Pespex, dan SSB Pelita Jaya menang dengan empat gol yang dilesakkan ke gawang lawannya.

Tiga tim peringkat bawah klasemen, yakni Mutiara Cempaka, Garec’s, dan Jayakarta, belum beranjak dari posisi semula. Mereka masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki posisi hingga pertandingan terakhir. Bila tidak, babak play off sudah menunggu mereka. (MHD)

  • press release

    KOMPETISI BLOG PERIODE I ( 1 JUNI - 31 JULI 2009 ) ALNECT KOMPUTER MEMPERSEMBAHKAN KONTES BLOG UNTUK PECINTA INTERNET DI INDONESIA SEBAGAI PELUNCURAN

  • about liga kg

    KOMPETISI BLOG PERIODE I ( 1 JUNI - 31 JULI 2009 ) ALNECT KOMPUTER MEMPERSEMBAHKAN KONTES BLOG UNTUK PECINTA INTERNET DI INDONESIA SEBAGAI PELUNCURAN

Media Partner :
Didukung Oleh :